Pangkalan Bun – dalam rangka kegiatan monitoring pelaporan ke beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kabupaten Kotawaringin Barat di Pangkalan Bun, Sub Bagian Penyusunan Pelaporan, Humas dan Teknologi Informasi (PPHTI) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah menyempatkan berkunjung kesalah satu unit kerja Kantor Imigrasi Kelas II Sampit yakni Pos Imigrasi Pangkalan Bun. Rombongan Tim dari PPHTI ini dipimpin langsung Kepala Bagian Program dan Pelaporan H. Mahrijuni dengan didampingi Kasubbag PPHTI Liyana dan 3 petugas yang menangani Pelaporan Humas dan Teknologi Informasi dalam rangka mengangkat peran tugas dan fungsi Pos Imograsi Pangkalan Bun. Disaat kunjungan rombongan diterima langsung Kasubsi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Sampit Sofyan yang kebetulan kena jadual bertugas di Pos Imigasi Pangkalan Bun.
Menurut Sofyan saat melakukan perbincangan dengan Tim dari PPHTI Kantor Wilayah mengatakan bahwa tugas Pos Imigrasi yakni melakukan pendataan serta melakukan pemeriksaan terhadap dokumen keimigrasian pada WNA/WNI yang melakukan pendaratan kapal di Pelabuhan Kumai Panglakan Bun. Saat ini menurut Sofyan pendaratan kapal dipelabuhan Kumai dalam satu bulan berkisar antara 7 sampai 8 kapal dan dalam satu kapal bisa membawa awak kapal antara 18 sampai 20 orang yang terdiri dari WNA dan WNI. Sementara apabila tidak ada pendaratan kapal pihaknya hanya berada di Pos Imigrasi yakni melayani masyarakat yang meminta informasi terhadap pelayanan keimigrasian.

Sementara itu dari Sampit, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sampit Joko Surono dalam keterangannya mengatakan bahwa Pos Imigrasi yang berada di Pangkalan Bun merupakan pos perbantuan yang dalam tugas dan fungsinya memberikan layanan informasi kepada masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Barat yang ingin membuat dokuemen Keimigrasian seperti meminta persyaratan paspor dan lainnya juga sekaligus sebagai pos pengawasan terhadap lalu lintas orang asing yang berada di wilayah kabupaten Kotawaringin Barat dalam hal ini pengawasan terhadap pendaratan kapal-kapal asing di pelabuhan Kumai Pangkalan Bun. Menurut Joko, dalam 1 bulan sekali pihaknya melakukan rolling kepada seluruh pegawai Kanim Sampit untuk bertugas di Pos Imigrasi Pangkalan Bun, dan dibuat Surat Keputusan Penugasan sehingga ada rasa tanggungjawab dalam melaksanakan tugas walaupun jauh dari pantauan dirinya sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sampit. (Red-dok. Pirhan Humas Kalteng).

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).