Berita

Komitmen Karsa : 17 Inovasi Layanan Keimigrasian Dan Revitalisasi Ruang Pelayanan

Sampit – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sampit (Karsa) kembali melakukan terobosan dalam mewujudkan pelayanan publik yang nyaman, aman, efisien dan tentunya berbasis HAM. Pemenuhan layanan tersebut diwujudkan dalam revitalisasi ruang pelayanan dan 17 (tujuh belas) inovasi layanan keimigrasian.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Tengah, Ilham Djaya hadir untuk meresmikan ruang pelayanan dan inovasi layanan keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sampit pada Selasa (14/09).

Hadir dalam acara peresmian tersebut Bupati Kotawaringin Timur (Halikinnor) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kotawaringin Timur, Kepala Bea dan Cukai Sampit, Kepala Kemenag Kotim, Kepala KKP Sampit, Kepala Bapas Sampit, Kepala Lapas Sampit, serta Kepala Perwakilan Ombudsman Kalimantan Tengah

“Apresisasi luar biasa saya berikan kepada Kakanim Sampit dan jajaran atas inovasi yang dilakukan. Bahkan di hari libur, masyarakat dapat memanfaatkan layanan keimigrasian” ungkap Kakanwil.

Kakanwil menekankan, dua hal yang harus dipenuhi dari pelaksanan pelayanan publik yaitu pelayanan berbasis HAM dan pelayanan prima.

Bupati Halikinnor juga antusias atas perubahan – perubahan yang dilakukan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sampit  untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan terutama pelayanan keimigrasian di Kotawaringin Timur. Apresiasi atas 17 (tujuh belas) inovasi yang dibuat dinilai meberikan dampak masif bagi masyarakat, apalagi di masa pandemi yang terjadi sekarang ini.

“Terobosan yang dibuat menjawab pelayanan publik yang transparan, efektif dan akuntabel. Terlebih dengan kedaan seperti sekarang ini, inovasi yang mengurangi mobilitas dan kerumunan masyarakat sangat diperlukan” kata Halikinnor.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sampit, Bugie Kurniawan mengatakan, revitalisasi ruang pelayanan dilaksanakan merupakan tindak lanjut dari hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat yang telah dilakukan . Ruang pelayanan yang awalnya berupa ruang – ruang tertutup, saat ini telah direnovasi menjadi ruang luas yang memiliki kesan terbuka dan nyaman.

Kakanim juga menambahkan, pada tahun 2021 Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sampit membuat 17 (tujuh belas) inovasi yang dapat dimanfaatkan para pengguna layanan. Seluruh inovasi tersebut terbagi dalam 3 (tiga) kluster besar inovasi layanan keimigrasian.

Klaster pertama yaitu inovasi layanan berbasis teknologi informasi yang meliputi Whatsapp gateway, live chat Karsa, cek NIK Karsa, scan Karsa, SAPA Karsa (silakan ambil paspor anda), notif Karsa, Spider (stay permit reminder), digebook Karsa (digital guest book), Sipandan Karsa (survei pegawai teladan), Karsa Bertaji (berita tajuk Imigrasi) dan Potensi Karsa atau Penilaian Online Petugas Layanan.

Klaster kedua yaitu peningkatan sarana dan prasarana yang meliputi Lantatur yakni layanan tanpa turun atau drive thru, Karsa guide book with multiple language dan Jelawat atau jembatani layanan waktu istirahat.

Sementara itu klaster ketiga yaitu inovasi layanan jemput bola yang meliputi layanan Karsa Mandau atau melayani anda di manapun, Tabe Salamat atau Datang Berkunjung Sekaligus Melaksanakan Layanan Izin Tinggal, serta Pekan Keimigrasian.

“Sebanyak 17 (tujuh belas) inovasi tersebut merupakan komitmen nyata Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sampit dalam memberikan kemudahan pelayanan keimigrasian bagi masyarakat dan mewujudkan visi, misi, serta rencana strategis Kementerian Hukum dan HAM RI. Perbaikan dan pemenuhan kewajiban akan pelayanan yang menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia terus dilakukan” tutup Kakanim.

Menu